BAYI

Penyebab Lidah Putih Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Lidah putih pada bayi yang tidak kunjung hilang setelah dibersihkan bisa menjadi masalah bagi para ibu yang membuat khawatir. Apalagi jika kondisi ini membuat menyusui menjadi sulit dan bayi tidak ingin menyusu. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya ibu mengetahui terlebih dahulu penyebab lidah bayi menjadi putih yang membuat si kecil rewel.

Lidah putih pada bayi adalah kondisi umum. Ada banyak alasan mengapa lidah bayi Anda bisa menjadi putih salah satunya yaitu karena menempelnya sisa susu pada lidah. Jika lidah bayi Anda berwarna putih, itu membuatnya tidak nyaman, mengurangi nafsu makannya, dan membuatnya menjadi mudah rewel.

Penyebab Lidah Putih Pada Bayi

 1. Infeksi jamur

Lidah bayi yang putih bisa jadi pertanda adanya infeksi jamur. Infeksi jamur yang disebut oral thrush adalah infeksi jamur pada mulut. Infeksi ini biasanya tidak berbahaya dan mudah diobati. Meski penyakit ini tidak berbahaya, namun hal ini dapat membuat bayi merasa tidak nyaman karena dapat menimbulkan rasa sakit dan nyeri sehingga membuatnya menjadi malas menyusu dan malas makan.

Ciri utama bayi mengalami oral thrush yaitu adanya lapisan putih pada lidah bayi. Selain lidah, bintik-bintik atau bercak putih juga dapat muncul di bagian lain dari mulut. Lapisan ini bisa seperti dadih dan biasanya sulit dihilangkan atau dibersihkan.

Namun, jika lidah bayi memiliki lapisan putih yang dapat dengan mudah mengelupas, itu mungkin adalah sisa susu yang melapisi lidah yang sebaiknya segera dibersihkan. Meskipun bayi tidak mengalami oral thrush, bayi bisa kehilangan selera makan sehingga selalu menolak saat diberikan ASI. bayi bahkan akan melepas payudara terus menerus karena merasakan sakit pada mulutnya.

 2. Imun tubuh bayi yang masih lemah

Sistem kekebalan bayi atau sistem imun tubuhnya masih belum sepenuhnya berkembang dan jamur dapat dengan mudah menyebabkan bintik-bintik atau bercak putih di lidah. Selain infeksi jamur, anak-anak rentan terhadap iritasi dan infeksi pada sistem pencernaan mereka. Ini juga yang menyebabkan lidah putih pada bayi yang membuatnya tidak nyaman.

 3. Kurang memperhatikan kebersihan rongga mulut

Jika Anda jarang membersihkan mulut dan lidah bayi, hal tersebut bisa menjadi tempat berkembang biaknya jamur. Jika mulut bayi Anda kotor dan tidak dibersihkan dengan benar, infeksi jamur pasti akan berkembang dan menyebar ke seluruh bagian mulut, termasuk gusi, langit-langit mulut, dan lapisan pipi. Oleh karena itu, disarankan agar para ibu yang memiliki anak balita selalu memperhatikan kesehatan gigi dan mulut bayinya.

 4. Memberikan jenis obat tertentu pada bayi

Pada dasarnya, mulut memang telah mengandung bakteri baik yang dapat mengendalikan bakteri penyebab infeksi, seperti jamur penyebab bercak putih. Jika bayi Anda mengonsumsi antibiotik untuk tujuan tertentu, bakteri baik yang terdapat di dalam mulut bayi Anda bisa mati saat terkena bahan dalam obat tersebut.

 5. Jamur di lidah dapat menimbulkan infeksi

Oral thrush disebabkan oleh jenis jamur patogen yaitu Candida albicans. Jenis jamur ini adalah sumber infeksi yang disebut kandidiasis pada kulit dan organ dalam dan orang dewasa yang sehat terkadang memiliki jamur ini namun tidak akan menimbulkan masalah serius karena sistem imun tubuh yang baik namun apabila tumbuh terlalu cepat juga akan mudah menyebar ke daerah lain.

Anak-anak lebih rentan mengalami lidah putih pada bayi karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang dan tidak dapat melawan infeksi dengan baik. Anak-anak yang telah diobati dengan antibiotik juga berisiko terkena oral thrush. Antibiotik tidak hanya membunuh bakteri jahat, tetapi juga mengurangi tingkat bakteri baik di mulut bayi Anda.

Mengurangi jumlah bakteri baik di mulut Anda dapat meningkatkan jumlah jamur yang menyebabkan infeksi. Menyusui dan minum antibiotik untuk infeksi dapat mempengaruhi jumlah bakteri sehat di tubuh Anda. Hal ini membuat ibu lebih rentan terhadap jamur dan dapat mempengaruhi bayi.

Ini terutama terjadi pada bayi yang lahir prematur (sebelum 37 minggu kehamilan) karena sistem imun tubuhnya belum kuat. Selain itu, bayi yang diobati dengan antibiotik juga beresiko terkena oral thrush. Antibiotik selain menghilangkan bakteri jahat, juga turut mengurangi kadar bakteri baik di mulut bayi. Berkurangnya bakteri baik di mulut dapat meningkatkan kadar jamur yang dapat menyebabkan infeksi.

Jika Anda sedang menyusui dan mengkonsumsi antibiotik untuk infeksi, kadar bakteri sehat dalam tubuh Mama pun dapat terpengaruh. Ini dapat menyebabkan Anda menjadi rentan terhadap jamur dan berefek juga ke bayi.

 6. Jamur di lidah bayi menyebabkan rasa nyeri

Bayi di bawah usia 4 bulan dengan oral thrush harus dirujuk ke dokter untuk perawatan yang tepat. Oral thrush memang tidak berbahaya namun kondisi ini dapat menyebabkan bayi menjadi tidak nyaman dan tidak ingin makan, apabila dibiarkan tentu ini akan berdampak pada tumbuh kembang si kecil karena nutrisi yang dibutuhkan dari makanan tidak dapat terpenuhi dengan baik. terlebih lagi si kecil yang mudah rewel karena rasa nyeri dalam mulutnya ketika menyentuh makanan.

Cara Benar Membersihkan Lidah Bayi

Membersihkan lidah dan mulut bayi tidaklah mudah mengingat si kecil mudah rewel dan bahan serta alat yang digunakan juga harus steril dan aman bagi si kecil. Meskipun begitu, sangat penting untuk tetap membersihkan mulut bayi agar terhindar dari berbagai infeksi. Cara membersihkannya yaitu:

  1. Bersihkan tangan terlebih dahulu menggunakan sabun dan air mengalir sebelum membersihkan lidah bayi.
  2. Sediakan air hangat yang sudah matang pada wadah bersih.
  3. Sediakan kain kasa yang akan dililitkan ke jari telunjuk ibu. Basahi kain kasa menggunakan air hangat tadi.
  4. Letakkan bayi pada pangkuan seperti saat sedang ingin menyusui sehingga bayi lebih nyaman.
  5. Apabila bayi tidak ingin membuka mulutnya, perlahan sentuh jari ibu di bibirnya. Cara ini biasanya membuat bayi refleks membuka mulut. Jangan memaksa membuka mulutnya, cukup bersabar hingga si kecil mau membuka mulut.
  6. Masukkan jari yang telah dililit dengan kain kasa tadi secara perlahan apabila si kecil sudah membuka mulutnya. Setelah itu seka lidah bayi dengan lembut menggunakan gerakan memutar.
  7. Selain membersihkan lidah, pastikan juga untuk membersihkan gusi hingga bagian dalam pipi bayi agar mulutnya benar-benar bersih dan terhindar dari kuman penyebab infeksi.
  8. Bersihkan keseluruhan mulut bayi secara berkala sehingga kesehatan dan kebersihan mulut bayi akan terus terjaga dengan baik.

Produk Untuk Merawat Mulut Bayi

Anda harus pintar dalam memilih produk-produk yang tepat untuk merawat keseluruhan rongga mulut bayi. DrBrown’s menghadirkan produk dental untuk merawat mulut si kecil mulai dari healthy xylitol wipes, natural baby toothpaste, infant-to-toddler toothbrush, finger toothbrush, teether, dan berbagai produk lainnya yang dibuat menggunakan bahan yang aman bagi bayi. Untuk informasi lidah putih pada bayi dan cara mengatasinya bisa mengunjungi https://drbrowns.id.